Membuat Campaign dan Broadcast
Cara mengirim pesan ke banyak pelanggan sekaligus, memilih penerima yang tepat, dan membaca hasilnya.

Campaign dipakai kalau Anda ingin mengirim pesan yang sama ke banyak pelanggan — promo, pengumuman, atau pengingat. Kuncinya bukan “sebanyak mungkin”, tapi “ke orang yang tepat”.
Sebelum membuat campaign
Siapkan tiga hal:
- Penerima — siapa yang akan menerima. Pakai segmen, jangan semua pelanggan.
- Pesan — apa isinya, dan apa yang Anda ingin penerima lakukan.
- Waktu — kirim sekarang atau dijadwalkan.
Membuat campaign
- Buka menu Campaign.
- Klik Buat Campaign.
- Isi nama campaign — misal “Promo perawatan November”.
- Pilih penerima:
- Semua pelanggan, atau
- Segmen tertentu (lebih disarankan).
- Tulis isi pesan. Sertakan nama bisnis dan langkah yang jelas.
- Pilih kirim sekarang atau jadwalkan di tanggal dan jam tertentu.
- Simpan, lalu jalankan.
Menulis pesan campaign yang bekerja
- Sebutkan nama pelanggan kalau memungkinkan — pesan terasa personal.
- Satu ajakan saja. Kalau semua ditawarkan, tidak ada yang diambil.
- Jelas dan singkat. Tiga sampai empat kalimat cukup.
- Ada batas waktu kalau memang promo — misal “berlaku sampai 30 November”.
- Hindari kata yang memicu spam. Pesan berlebihan tanda promosi keras sering tidak terkirim.
Kuota pengiriman
Jumlah pesan yang bisa dikirim mengikuti paket Anda. Sisa kuota tampil di halaman Campaign. Kalau kuota habis di tengah proses, sisanya berhenti dan bisa dilanjutkan setelah kuota bertambah.
Membaca hasil campaign
Setelah campaign selesai, halaman Campaign menampilkan:
- Terkirim — jumlah pesan yang berhasil berangkat.
- Gagal — jumlah yang tidak terkirim, biasanya karena nomor tidak valid atau tidak aktif.
- Status — berjalan, selesai, atau dihentikan.
Pesan yang gagal sebaiknya ditindaklanjuti: perbaiki nomornya di data pelanggan, lalu kirim ulang ke kelompok kecil itu.
Setelah campaign selesai
Campaign yang berhasil memancing balasan akan menambah beban Inbox. Siapkan waktu untuk membalas, dan pastikan follow-up-nya jalan — lihat panduan Follow Up Otomatis.
Kesalahan umum
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Banyak pesan gagal | Nomor tidak valid atau tidak aktif WhatsApp | Bersihkan data nomor sebelum campaign berikutnya |
| Campaign tidak berjalan | Kuota habis, atau channel terputus | Cek kuota dan status koneksi WhatsApp |
| Penerima tidak menerima pesan | Nomor diblokir, atau pesan dianggap spam | Perhalus isi pesan, kurangi frekuensi kirim |
| Penerima salah orang | Segmen terlalu luas | Persempit kriteria segmen |
Masih ada yang kurang jelas dari panduan ini?
Tanya Tim Rannu